Tampilkan postingan dengan label mustika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mustika. Tampilkan semua postingan

Keindahan kilauan Batu Tiger’s Eye



Selama dalam perjalanan mengenal bebatuan, ya batu Mulia ataupun batu Akik, mungkin kita pernah mendengar batu Akik yang namanya Tiger’s eye. Disebut Tiger’s eye, karena corak batu yang mirip dengan mata macan. Hal ini mengingatkan kita pada batu Mulia yang disebut dengan Cat’s eye (mata kucing) karena kemiripan kilaunya mata kucing dimalam hari. Tiger’s eye merupakan quartz dengan corak-corak yang berbelang-belang.Warna ini memberikan warna dan corak yang menarik pada batuan quartz ini.. Tiger’s eye mempunyai kekerasan 7 pada skala Mohs, dan menampilkan ciri-ciri “chatoyancy” (cat’s eye). Atau sederhananya adalah Tiger’s eye adalah batuan dengan kilauan cahaya yang kelihatan seperti mata macan apabila dipotong dan digosok.

Dipasaran, Tiger’s eye biasanya memiliki berwarna kuning bersama warna hitam dengan campuran warna coklat serta oren. Selain itu, terdapat juga warna lain seperti biru yang dikenali sebagai hawk’s eye, merah yang dikenali sebagai bull’s eye, dan pietersite (gabungan hawk’s eye, bull’s eye, dan tiger’s eye). Dari segi nilai, hawk’s eye lebih bernilai diikuti bull’s eye dan tiger’s eye. Pietersite juga mempunyai nilai yang tinggi kerana sangat jarang dijumpai. Harga Tiger’s eye tidak semahal Cat’s eye. Kisaran sekitar Rp 200.000,- sampai Rp 750.000,- tapi harga ini tidak mengikat, karena penulis bisa mendapatkan harga dibawah Rp 200.000,- saat berburu batu ini. Menurut info, Tiger’s eye mempunyai beberapa nama, yaitu Yellow tiger’s eye yang memiliki warna kuning, red tiger’s eye yang memiliki warna merah (atau bull’s eye), dan blue tiger’s eye yang memiliki warna biru (hawk’s eye). Selain itu, bull’s eye juga memiliki warna mahogany (warna coklat kemerahan) dan sebagian orang menyebut dengan nama ox’s eye. Beberapa gemologist memberi nama yang berbeda untuk Tiger’s eye ini. Tiger’s eye dikenali sebagai Crocidolite, Pseudocrocidolite, atau Griqualandite (merujuk kepada garisan warna kuning pada batuan quartz tiger’s eye yang dijumpai di Griquatown, Afrika Selatan), bull’s eye sebagai Binghamite (Cuyunite), dan hawk’s eye dikenali sebagai Rodusite (Russia). Di Australia terdapat Tiger iron – satu nama bagi tiger’s eye yang berasal dari batuan quartz, jasper merah dan hematite, dengan struktur microcrystalline (kristal yang bersifat halus). Tiger iron dijumpai di dalam bijih besi dekat Port Hedland, Barat Australia yang mempunyai gabungan warna kuning, hitam, coklat, merah dan dengan sedikit warna kehijauan. Bagi sesetengah orang pula Wolf’s-eye merupakan gabungan tiger’s eye dan hawk’s eye (warna kuning, biru, dan hitam). Seperti yang dinyatakan diatas pietersite pula merupakan gabungan ketiga-tiga jenis batu; hawk’s eye, bull’s eye, dan tiger’s eye. Falcon’s eye yang dipanggil di Jerman pula merujuk kepada hawk’s eye. Di China, Golden Chinese tiger’s eye merujuk kepada tiger’s eye (warna kuning).
Batu Tiger’s eye dan familynya banyak dijumpai di Australia, Afrika Selatan, India, Myanmar, Sri Lanka, Brazil, dan California. Pietersite, dijumpai di Namibia dan Daerah Hunan, China. Deposit baru tiger’s eye dijumpai di Arizona dengan warna yang menarik dan ciri-ciri fisikal yang translucent (separa transparent). Para penggemar batu harap berhati-hati karena Tiger’s eye juga dibuat sintetis alias immitation (tiruan) yang kebanyakannya dari China. Begitu juga beberapa jenis batuan quartz yang mempunyai cathoyancy (cat’s eye) yang dihasilkan daripada kaca untuk dibuat bebola kristal dengan pelbagai warna seperti hijau, biru, merah, kuning dan sebagainya. Forsterite (Mg-olivine) – sejenis produk sintetik olivine dipasarkan dengan nama “rodusite”. “Harlequin stone” adalah nama “bagi produk tiruan dengan warna crocidolite.” Selain itu, terdapat juga proses melunturkan warna tiger’s eye dan hawk’s eye ke dalam acid bagi membentuk grey tiger’s eye yang berwarna kelabu. Biasanya acid hidroklorik atau asid ozalic digunakan. Mungkin kita tidak mengetahui terdapat beberapa jenis tiger’s eye yang tidak dipasarkan dengan nama tiger’s eye. Carlifornia Tiger’s eye yang mempunyai warna biru kelabu mempunyai cathoyancy yang terhasil daripada silika digelar Placer Country Tiger’s eye. Batu ini mempunyai kandungan fiber tremolite yang besar. Walaupun begitu, batu ini lebih menyerupai silk-stone dan tidak dipanggil tiger’s eye dalam pasaran. Bagi anda para penggemar bebatuan, tak ada salahnya bila melengkapi koleksi keindahan batu anda dengan menyelipkan 1 Tiger’s eye dalam kotak koleksi anda…

Batu Ruby…kemewahan yang tersingkap


Bila berbicara tentang batu mulia yang bernama Ruby, imajinasi kita serasa terbang ke negeri 1001 malam. Terbayang sesosok gagah didampangi permaisuri yang cantik, anggun, tinggi semampai, lengkap dengan mahkota dan jubah bertatahkan batu Ruby berwarna merah. Tidak hanya berhenti sampai disana, rupanya batu Ruby memiliki kelebihan lain disamping keindahan kasat mata semata…
Pada masa lalu Batu Ruby diyakini sebagai alternatif sebagai penawar racun, menghindarkan orang dari wabah penyakit, untuk terhindar dari duka, dan beberapa manfaat lain. Bahkan sebagian orang yakin bahwa Batu Ruby dapat dipakai sebagai perantara akan cita-cita yang diinginkan, meramal atau mendapatkan keberuntungan dalam spekulasi bisnis atau mendapatkan cinta seseorang.
Dari komposisi kimianya, Baru Ruby merupakan suatu variasi merah tua aluminium oksida yang jernih dan bersih, dihargai sebagai batu mulia: juga disebut merah delima murni.Yang sangat berharga untuk aluminium oksida yang alami adalah ruby ( dari bahasa Latin yang berarti Rubrum atau, ‘ merah’). warna suatu ruby sangat bervariasi dari yang merah jambu sampai ke suatu merah yang sangat lembayung RUBY mempunyai warna merah terang anggur bebas dari warna coklat atau warna warna ungu atau warna yang kuat atau terang yang mengingatkan kepada warna darah ataubuah kersen atau buah tomat atau merah delima. Warna merah ini terdiri atas alumunium yang tercampur dengan chrominium (Cr); akan tetapi kalau tercampur dengan sedikit Titanium (Ti) warnanya berubah menjadi biru dan namanya safir, jika tercampur dengan zat besi warnanya berubah menjadi kuning yaitu safir kuning.
Batu Ruby yang paling terkenal didunia adalah dari Birma, yang mana sekarang disebut Myanmar. Dimana ruby dari tambang Myanmar adalah lebih tua dari sejarah yaitu jaman batu. Selain Ruby Birma, dikenal pula Ruby madagaskar, dan Ruby Afrika. Akan tetapi kualitas dan keindahan Ruby yang berasal dari Madagaskar dan Afrika masih dibawah Ruby yang berasal dari Birma. Sehingga tidak dapat dipungkiri bahwa harga pasaran untuk Ruby Birma lebih mahal, apalagi Ruby Birma yang memiliki star (ster).
Bagi para pecinta batu, harga batu Ruby untuk pasaran di Jakarta dan martapura sebagai parameter harga, berkisar antara Rp 100.000 sampai puluhan Juta rupiah. Keindahan dan kemewahan batu Ruby tak bisa dipungkiri lagi telah membius banyak kolektor untuk berburu batu ini.
Pemakai batu ruby mempunyai keyakinan batu yang dikenakannya akan memberikan kebahagiaan dan menambah wibawa pada dirinya. “Batu ini tergolong batu yang sangat digemari karena warna merahnya dapat bersinar di tempat gelap dan dapat berpijar jika diterangi sinar ultraviolet.

BATU KECUBUNG

indonesia kaya akan hasil bumi dan lautnya banyak menyimpan batu permata yang berharga salah satu di antaranya adalah batu kecubung banyak ditemukan di daerah kalimantan tapi juga ada di daerah daerah lain seperti jawa barat. kecubung merupakan golongan batu quartz yang berwarna ungu yang sangat popular sebagai bahan perhiasan.
image
BATU KECUBUNG

Batu kecubung sangat cocok hokinya bagi yang lahir di bulan Februari. Batu permata ini menjadi simbol kemesraan, kedamaian, kebahagian, spiritual, dan kecerdasan . Selain itu, batu permata ini dipercayai bisa menyembuhkan imsonia, pening, serta mempunyai khasiat untuk mendapat kan simpati dari orang lain dan juga orang menjadi tidak ingin berbuat jahat kepada si pemakai batu tersebut.
Beberapa batu permata dalam keluarga kuarsa (quartz) :
1. kecubung ungu : Kalimantan & Sumatera.
2. kecubung emas atau kuning : Kalimantan & Sumatera.
3. kecubung es : Kalimantan & Sumatera.
4. kecubung asap : Kalimantan & Sumatera.
5. kecubung pink : Kalimantan & Sumatera.
5. kecubung ulung atau asihan : Kalimantan & Sumatera.
6. bacan / hijau garut : Palmea,  pulau bacan dan garut.
7. spritus biru langit : sumatera batu raja.
8. akik. : menyebar merata diseluruh nusantara.

BATU PIRUS – MARTAPURA – KAB. BANJAR – KALIMANTAN SELATAN

Batu pirus sebagai batu nasional iran di pergunakan untuk menghiasi mahkota kerajaan dan di antaranya sebagai atribut petinggi iran. ciri khas batu ini adalah tidak transparan , tidak tembus cahaya dan warna yang di hasilkan hijau tetapi yang berwarna biru lebih tinggi nilainya. Garis -  garis yang menyerupai keretakan di batu pirus itu sebenarnya merupakan urat emas, jikalau batu pirus tidak ber-urat maka akan dianggap sebagai batu pirus yang sudah “mati”. Batu pirus dapat menyerap bau, minyak atau kotoran dalam jangka waktu yang lama, hal ini di karenakan sifatnya agak lunak dan berpori-pori. Batu ini jangan di letakkan pada ruangan yang lembab di karenakan warna batu dapat berubah akibatnya menjadi penyebab jatuhnya nilai harga dari batu pirus tersebut. Batu pirus sering dipakai raja-raja dan penguasa di zaman dulu.
image
BROS DARI BATU PIRUS

Beberapa pembeli mempercayai batu ini dapat membawa kedamaian dan kebahagiaan dan menolak bencana atau bahaya. Sedangkan untuk sobat yang lahir di bulan desember, yang memiliki zodiac carpicorn dan sagitarius,  dan yang ingin di pergunakan sebagai kado pernikahan ke 5 dan 11 dapat di katakan batu pirus adalah solusinya dan cocok untuk di pakai. Namun kesemuanya di kembalikan dari kepercayaan masing-masing dari sobat krisna shop permata martapura.

ANAK MANJA JULUKAN UNTUK BATU KALIMAYA

image Batu kalimaya adalah batu anak manja yang paling di sayangi, jarang keluar rumah, dan takut kepanasan, tidak mau di beri banyak minyak, sangat suka keluar di malam hari dan hari-hari penting saja. Itulah perumpamaan yang di berikan kepada batu kalimaya. Meskipun begitu kalimaya merupakan batu permata yang paling banyak di buru orang dan merupakan permata yang paling lembek sekali, hampir semuanya translucent. Batu jenis ini yang beredar di pasaran adalah berasal dari Australia, Banten, Lebak dan Kalimantan. Penghasil batu kalimaya di kab. Lebak tersebar di kecamatan Maja, Sajira, dan Cimarga karena daerah tersebut terdapat urat tambang kalimaya. Untuk mendapatkannya dengan melakukan eksploitasi secara tradisional yakni dengan menggali lubang ke bawah tanah hingga puluhan kilometer, begitu di temukan maka akan terlihat pancaran sinar berwarna warni. Untuk membedakan batu kalimaya yang asli dengan yang masakan dapat di katakan cukup susah, jalan satu-satunya hanya dengan melakukan test di lab. Gemology, hal ini di karenakan kalimaya kan ringan tapi plastik juga ringan. Namun biaya Laboratorium dengan harga permatanya juga sama mahalnya, tapi itulah jalan satu-satunya.

Batu Giok jade atau jadeite

Batu Giok jade-jadeite sudah bukan lagi sebagai jenis bebatuan yang asing dipasaran seperti layaknya batu garnet, atau spinnel, atau batu mulia yang lain. Batu ini memiliki banyak cerita misteri dikalangan sosial dan asalnya yaitu didaratan Cina. Di Negara produsennya, batu Giok sudah menjadi papan industri yang cukup membantu perekonomian negaranya dan cukup populer sebagai jenis produk yang menjadi andalan disisi sektor pariwisata, juga sebagai batu legenda sejak jaman dinasti-dinasti kekaisaran di daratan Cina. Tapi sebetulnya tidak hanya didaratan Cina, menurut info yang terkumpul, semenjak 7000 tahun lalu, manusia menggunakan batu giok atau jade sebagai perhiasan dan senjata. Masyarakat Maoris (di New Zealand) menggunakan batu giok atau jade sebagai senjata di dalam peperangan. Sedangkan di Tamadun purba, Suku Maya, Aztec, Korea, dan Olmec menyanjung batu giok atau jade sebagai batu permata yang lebih berharga dari emas. Sedangkan 3000 tahun sebelum Masehi, batu giok atau jade dikenali di China sebagai “royal gems” (batu permata diraja). Popularitas Batu Giok atau Jade cukup tenar dengan sandangan bahwa batu giok atau jade memiliki simbol kekuatan, kebaikan, kecantikan, dan berharga. Masyarakat Cina juga menyanjungi batu giok atau jade sebagai simbol kepandaian, keadilan, ketabahan, dan menjadi simbol kecantikan pada wanita yang memakainya. Ini menunjukkan batu giok atau jade begitu penting di dalam masyarakat Asia khususnya masyarakat Cina.

Batu giok atau jade merupakan batuan yang terbentuk dari mineral silika yang berbeda, yaitu nephrite dan batu giok atau jadeite. Nephrite berasal dari mineral amphibole actinolite yang kaya dengan kalsium dan magnesium. Batu giok atau jadeite pula berasal dari batuan batu giok atau jadeitite yang terhasil dari pyroxene yang kaya dengan natrium dan alumunium. Jade dari mineral jadeite jarang ditemui dan merupakan jade yang berharga. Nephrite biasa ditemui dan deposit nephrite terdapat di China, New Zealand, Russia, Guatemala dan Swiss Alps (Pergunungan Alps). Dark green jade, yang digelar Canada jade, dijumpai di Bahagian Barat Canada. Jadeite ditemui di China, Russia dan Guatemala, tetapi yang terbaik berasal dari Myanmar. Jade mempunyai kekerasan pada nilai 7 Skala Mohs.

Giok juga muncul dalam warna Lavender yang sangat populer di kalangan muda dan bangsa barat, putih, kuning, merah kecoklatan, atau hitam. Giok natural berwarna merah dan giok kuning sangat langka. Giok dengan warna lebih dari dua juga sangat berharga. Giok dengan tiga warna yaitu, hijau, lavender dan merah disebut dengan nama Fu Lu Shou, yang menyimbolkan keberuntungan, kemakmuran dan langeng. Giok yang paling berharga disebut Wufu Linmen yaitu Giok yang mempunyai lima warna-hijau,merah,lavender,kuning dan putih.

Batu Giok dipasaran cukup unik dan lain sifat pasarnya dibanding batu Mulia yang lain, karena nilainya sangat tidak berkaitan dengan berat dan ukurannya. Sebuah batu mulia Giok dengan bentuk bulat dapat dijual dengan harga jutaan dollar, dimana sebuah gelang Giok mungkin hanya bernilai beberapa sen dollar. Bahkan di Indonesia ada dipan (tempat tidur) dari Batu Giok yang mencapai harga 5 Milyar!! Belum lagi bermacam-macam patung atau alat-alat yang terbuat dari Batu Giok seperti meja makan dan sebagainya.

Ada beberapa elemen untuk membedakan Giok yang asli dengan batu lain berwarna Hijau. Untuk menilai Giok digunakan 5 kriteria yaitu 3Cs (Colour, Clarity, dan Cut ) dan 2Ts (Transluency dan Texture).

Colour – Warna adalah faktor yang paling penting dalam menilai Giok. Giok yang berkualitas tinggi mempunyai warna yang murni, kuat, dan terang. Warna Giok yang paling ideal adalah Hijau Kuat Emerald, namun kebanyakan Giok mengandung warna biru atau kuning. Kombinasi yang baik antara hijau, biru dan kuning bisa menciptakan warna hijau yang terang. Giok dengan warna hijau pucat, hijau kekuning-kuningan atau Hijau kebiru-biruan mempunyai nilai yang lebih rendah terlebih apabila warnanya tercampur dengan warna abu-abu atau coklat.

Clarity – Selain warna, Clarity juga memegang faktor penting dalam kualitas batu Giok. Clarity merupakan kejelasan dan kristalisasi batu Giok yang mempengaruhi cahaya yang dipancarkan.

Cut – Cut merupakan Jenis potongan dari Batu Giok (heart, pear, octogonal), disamping bentukan yang lain, seperti menjadi produk patung, meja, furniture, sampai tempat tidur.

Sekilas khasiat batu Giok

Jade membangunkan inti kesadaran dalam diri dan membawa kesadaran ke tingkat spiritual ; menyeimbangkan tubuh fisik dan emosional ; memacu idea, mengarahkannya menjadi tindakan ; memberikan perlindungan yang kuat ; merangsang kerja ginjal dan menyeimbangkan kadar garam, air dan asam dalam tubuh, bagus untuk sistem syaraf ; meningkatkan reaksi tubuh. Selain itu dan Batu Giok digunakan oleh orang Ameridian sebagai obat bagi penyakit buah pinggang. Sehingga dikenali sebagai “lapis nephriticus”, biasanya Batu Giok ditempatkan sebagai kepala ikat pinggang.

Di Indonesia, tak sulit mencari benda-benda kerajinan yang terbuat dari batu Giok, karena saat ini sudah banyak outlet-outlet kerajinan cina yang juga menyajikan kerajinan seperti patung, meja yang terbuat dari batu Giok sebagai pemanis dan membawa aura dingin di rumah anda.

Mustika Ular

 


mustika ular
Suku Dayak Benuag dan Tunjung meyakini betapa mereka berasal dari leluhur yang dikenal dengan sebutan Tamerikukng — karena keturunannya melakukan suatu kesalahan, akhirnya, mereka pun berubah ujud dan tersebar di beberapa tempat di seantero Pulau Borneo. Dan mereka inilah yang sering disebut sebagai “Roh” atau makhluk halus yang memiliki tugas serta fungsi masing-masing dan mukim di seluruh alam, seperti di langit, bumi, air dan sebagainya.
Walau hidup di alam yang tak kasat mata, namun, mereka memiliki kebutuhan yang sebagian besar sama dengan yang dibutuhkan manusia pada umumnya. Dalam kepercayaan lama inilah, sejatinya, hubungan dua alam yang bersanding dan hanya terpisahkan oleh kabut misteri terjalin dengan erat — dan keadaan itu hanya terasakan oleh manusia yang masih alami, atau manusia yang masih memanusiakan manusia dan masih menghargai alam semesta. Dan tak dapat dipungkiri, pengejawantahan dari sikap menghargai itulah yang dapat membuka tabir dimensi misteri tersebut yang oleh sebagian besar masyarakat Dayak diyakini sebagai Dunia Ilmu Magis.
Masyarakat Dayak meyakini, wujud ketaatan dan kesetiaan mereka terhadap “roh” akan mendapatkan berkah dan imbalan dalam berbagai bentuk. Sebaliknya, ketidaktaatan akan membawa mereka ke jurang kehancuran. Oleh karena itu, mereka selalu berusaha untuk bisa berkomunikasi dengan “roh-roh” tersebut lewat cara-cara yang seringkali tidak bisa diterima dengan akal sehat.
Menurut pakar kebudayaan Tanah Borneo, Dalmasius Madrah T, pada dasarnya, ilmu magis dibagi menjadi dua bagian; Yakni; Ilmu Magis Panas; ilmu yang dipakai atau dapat mencelakakan orang yang disukai. Contoh dari ilmu ini adalah rasutn dan bongkaaq eqaau yang sangat mematikan. Sedang yang tidak membahayakan namun digolongkan dalam ilmu magis panas adalah ilmu kebal. Sementara, Ilmu Magis Dingin; ilmu yang berfungsi untuk mengantisipasi, menangkal, dan mengobati ilmu magis yang dipasang atau dikirim oleh pihak lawan. Bahkan, bisa juga digunakan untuk pengobatan penyakit madis.
Seperti biasa, bagi seseorang yang berniat mendapatkan ilmu tersebut di atas, maka, ia harus mencari sumber (guru-pen) yang tepat atau yang sesuai dengan keinginannya. Yang paling menarik adalah, walau berbagai kajian ilmiah telah dilakukan dan banyak bukti nyata di dalam hidup dan kehidupan sehari-hari, tetapi, konsep magis yang memang sulit untuk diterima dengan akal sehat itu tetap saja tak bisa terungkap dengan sejelas-jelasnya.
Selain dari mencari sumber (guru-pen), ada pula yang ingin mendapatkan ilmu magis dengan cara “betapa” (bertapa-pen) sebagaimana yang dilakukan oleh leluhur Bung Dani-i-Dani yang mendapatkan warisan berupa batu berbentuk mirip telur yang terlilit oleh seekor ular. Dan sampai sekarang mereka meyakini, inilah yang disebut sebagai mustika ular.
Bermula, ketika itu, daerah Tumbang Samba terserang oleh wabah penyakit yang mematikan. Tak ada yang mereka bisa lakukan di desa yang demikian terpencil itu kecuali hanya berharap dan berdoa — keadaan inilah yang membuat kakek Bung Dani bertekad untuk betapa (bertapa-pen) di Sungai Kahayan untuk mendapatkan pencerahan guna mengatasi penyakit yang kian hari kian merajalela itu.
Pada saatnya, sang kakek pun berendam di Sungai Kahayan. Waktu terus berlalu hingga suatu hari, ia ia ditemui oleh penguasa Sungai Kahayan yang mengaku bernama Datu Amin Kelaru. Dan dari pertemuan dua makhluk yang berbeda alam itulah, ia pun mendapatkan sebuah batu mirip telur yang dililit oleh seekor ular. Singkat kata, dengan daya magis batu tersebut, akhirnya, sang kakek pun berhasil menyembuhkan masyarakat di desanya yang terkena penyakit aneh tersebut.
Meski mustika ular itu didapat dengan jalan betapa (bertapa-pen), tetapi, benda yang oleh suku dayak diyakini memiliki kekuatan atau kesaktian itu pada waktu-waktu tertentu biasa meminta imbalan berupa makanan dan minuman sebagaimana yang kita kenal dengan sebutan sesaji.
Sudah barang tentu, silang pendapat akan hal tersebut di atas selalu terjadi di tengah-tengah masyarakat. Namun, masyarakat suku Dayak melakukan hal tersebut sebagai (meminjam istilah Khanjeng Joko-pen) “tali asih” antara sesama makhluk ciptaan Tuhan. Sayangnya, dalam kehidupan sehari-hari, hal tersebut kadang berkebalikan. Seharusnya manusia yang diciptakan lebih sempurna ketimbang makhluk lain diptaanNya itu memberi “sesaji” sebagai sedekah bagi mahkluk yang lebi rendah — bukan sebaliknya.
Setelah sang kakek meninggalkan dunia nan fana ini, akhirnya, mustika ular tersebut diwariskan kepada cucunya, Bung Dani-i-Dani. Pemuda inilah yang akhirnya menjadi penerus sang kakek dalam memberikan pelayanan pengobatan baik medis maupun non medis di daerahnya. Tumbang Samba.
Sampai sekarang, tiap malam Jumat, Bung Dani-i-Dani selalu memberikan sesaji berupa bunga 3 atau 7 macam — dan salah satu di antaranya harus bunga melati, serta kopi manis dan kopi pahit masing-masing segelas, sementara, mustika ular itu diletakan di sebuah piring yang sebelumnya telah ditaburi dengan segenggam beras.
Kini, ditangan Dani-i-Dani, mustika ular yang berdaya gaib tinggi itu berhasil dioptimalkan untuk  berbagai hal. Selain pengobatan, mustika ular ini berhasil juga mendongkrak nilai guna dalam hal ekonomi. Di antaranya, penglarisan dagang, memperlancar usaha dan keperluan pagar gaib yang dikenal dengan sebutan kamaat (penjaga gaib yang setia). Yang terakhir ini memang dapat diperoleh dengan cara nemaai (diperoleh dengan pembayaran dan tata cara tertentu). Singkat kata, untuk membeli kamaat bukanlah suatu pekerjaan yang mudah — karena diperlukan kesungguhan, selain harus berhasil meyakinkan si pemilik kamaat agar mau berbagi. Pada dasarnya, kamaat bukan barang dagangan, hanya saja, bagi yang serius ingin mendapatkannya harus mau berbagi.
Demikian sekelumit legenda, tetapi nyata, dan sampai tulisan ini diturunkan masih bisa ditemui di Desa Tumbang Samba.

BUNTAT/GELIGA LIPAN (bukan Mustika Lipan)

image
Terjadi dari prose pengerasan air liur seseekor lipan, tetapi bukan semua lipan bisa membentuk buntat kecuali raja lipan saja. Pengerasan air liur ini terjadi di dua bagian ia itu atas kepala dan bawah dagu lipan. Andai kata pembentukan berlaku di atas kepala ianya dikenali sebagai Mahkota/Mustika Lipan dan berbentuk bulatan, manakala jika terbentuk di bawah dagu, maka ianya dikenali sebagai Buntat Lipan. Ianya berbentuk bulat atau lonjong lebih kurang sebesar biji kacan hijau.
Kalau banyak orang mengatakan buntat lipan ini tembus panda , maka orang - orang tersebut salah pengertian dan tdk tahu barang yang asli... karena ini hanya media pemberi isyarat saja pada diri kita, perasaan kita lebih peka dalam hal insting....
contoh situasi : pada saat anda melakukan judi dadu, maka anda di dalam hati akan menebak angka 5,.. jika tebakan anda benar tidak lain tidak bukan dadu yang akan keluar itu angka 5,.....
Tapi saya tidak menyarankan Judi karna Dilarang AGAMA, Jadi Untuk menambah Kepekaan dalam diri sendiri dalam Hal lain seperti Bisnis dan lain2.
Khasiat Fungsinya Yang Telah Dicek Oleh Sesepuh Di Forum Supranatural KAS***
-pelaris,tuah,penawar bisa,perlindungan/kekebalan Dan penyembuhan..!!


Dan Saya Mohon Maaf,Karna terlalu Banyak pertanyaan yang Saya Dapat Tentang tembus pandang....Saya Coba mengutip(mengambil Info) Dari Seorang di malaysia yang Juga memiliki Geliga Lipan ini....
KUTIPAN YANG SAYA AMBIL:
"Uniknya geliga lipan ini ianya boleh bertambah/beranak bilangannya.Juga mampu bergerak dari tempat simpananya dan ianya bergerak sepasang seolah-olah sedang mengawan!!Wallahualam..Ianya tidak boleh `TEMBUS PANDANG`!!!Harap Maklum.Maharnya mencecah ribuan ringgit untuk sepasang!!Jika berhajat untuk memiliki semuanya yang berjumlah lebih dari 21 butir,pastikan anda bersedia dengan maharnya yang mencecah ratusan ribu ringgit!!Terbuka untuk golongan VIP/VVIP untuk pindah milik.Khasiat pelbagai merangkumi pendinding,pelaris,tuah dan penawar bisa!!Mereka yang benar-benar serius sahaja dialu-alukan untuk bercakap dengan saya.SMS Sama Sekali Tidak Akan Di Layan!!Terbuka untuk pelbagai bangsa dan agama.
Saya telah dihujani panggilan juga sms dari pelbagai bangsa di Malaysia juga dari luar negara menanyakan tentang GELIGA LIPAN ini.Tidak kurang juga yang telah membeli dan berpuashati dengan khasiatnya WALAUPUN tidak mampu lagi menembus pandang!!Ingin saya nyatakan disini bahawa geliga yang mampu tembus pandang TIDAK akan dapat dipindah milik dengan kadar tidak munasabah dengan keindahannya!!Saya sertakan gambarnya BESERTA PENJAGANYA sekali sekadar untuk tatapan/pengalaman/juga mengingati kebesaran ALLAH SWT!"
**BOSAN DENGAN MEREKA YANG TAK HABIS-HABIS MENCARI YANG TEMBUS PANDANG DINDINGLAH DAN KOTAK ROKOK!!!
INI KENYATAANYA : KALAU ADA SEBUTIR SEKALIPUN,DAH TERLALU KAYA KE HARGA BERJUTA-JUTA RINGGIT?!
"CIK ZAM,GELIGA LIPAN TEMBUS PANDANG ADA TAK?SAYA NAK BELI!!" EWAH-EWAH..HEK ELEH..
TANYA MACAM NAK BELI ROKOK KAT KEDAI!!
PENJELASAN DARI SAYA : SAYA JUAL YANG BIASA YAKNI BERKHADAM!!DENGAN IZIN ALLAH TAK MUSTAHIL IA BOLEH TEMBUS PANDANG SATU HARI NANTI ATAU ADA BIJAK PANDAI YANG BOLEH ISI ENERGI TEMBUS PANDANG PADA GELIGA LIPAN!!NAMUN IA BUKAN BIDANG SAYA!!!
HAKIKATNYA HANYA YANG TERPILIH DAN JUJUR SAJA BOLEH DAPAT KHASYAF ITU WALAUPUN CUBA DITEBUS DENGAN WANG RINGGIT GERENTI TAK MENJADI!!
KALAU SEMUA YANG SAYA JUAL INI BOLEH TEMBUS PANDANG HABISLAH MALAYSIA NI NANTI DENGAN MAKSIAT MATA!!
Kutipan info Diambil Dari :
BAPAK ZAM - MALAYSIA
PEMILIK KOLEKTOR BENDA BERTUAH DAN ANTIK MALAYSIA

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews